UnicoDream
ID

UnicoDream · Shio

Alam & Tumbuhan

Shio


Shio bukan simbol mimpi seperti hewan lain di buku mimpi, melainkan sistem penanggalan Tionghoa berisi dua belas lambang hewan yang bergilir tiap tahun. Ia masuk ke buku mimpi lewat pemetaan hewan-hewan itu ke angka.

Angka erek-erek Shio adalah 09, dengan turunan 2D 01, 3D 901, dan 4D 7901. Kode alamnya 60.

tabel angka

Angka Shio
Erek-Erek 09
2D 01
2D varian 67
3D 901
4D 7901
Kode alam 60

Halaman ini berbeda dari entri lain di buku mimpi, dan perbedaan itu perlu dijelaskan lebih dulu. Kucing, ular, atau kunci adalah hal yang muncul dalam mimpi. Shio tidak. Ia sistem — cara membagi waktu yang berasal dari kalender Tionghoa, di mana setiap tahun diwakili satu dari dua belas hewan yang berputar berulang.

Dua belas lambang itu berurutan: tikus, kerbau, macan, kelinci, naga, ular, kuda, kambing, monyet, ayam, anjing, dan babi. Urutannya tetap, dan siklusnya berulang setiap dua belas tahun. Dalam tradisi aslinya, shio dipakai membaca watak orang berdasarkan tahun kelahirannya, bukan untuk menafsirkan mimpi.

Hubungannya dengan buku mimpi terjadi karena persinggungan panjang antara tradisi Tionghoa dan Nusantara. Karena sebagian besar lambang shio adalah hewan yang juga punya tafsir sendiri dalam buku mimpi, keduanya lama-lama saling meminjam. Hewan yang muncul dalam mimpi bisa dibaca lewat tafsir buku mimpi, dan sekaligus dihubungkan dengan shio yang sama.

Yang perlu dipahami, kedua sistem itu tidak selalu sepakat. Ular dalam buku mimpi Nusantara dibaca sebagai sesuatu yang datang diam-diam; ular sebagai shio dibaca sebagai watak yang tenang dan penuh perhitungan. Keduanya bukan versi yang sama, melainkan dua tradisi berbeda yang kebetulan memakai hewan yang sama.

Di pasar Hongkong, kaitan ini jauh lebih erat karena shio memang dipakai sebagai perantara antara mimpi dan angka. Di Indonesia, pemakaiannya lebih longgar dan bervariasi antar-daerah.

Perlu dicatat pula bahwa kucing tidak termasuk dalam dua belas shio, meski ia salah satu hewan yang paling sering muncul dalam mimpi. Ketiadaan itu kerap membingungkan pembaca yang mencoba mencocokkan mimpinya dengan daftar shio, dan menjadi contoh paling jelas bahwa kedua sistem ini memang tidak dirancang untuk saling melengkapi.

Karena itu halaman ini sebaiknya dibaca sebagai penjelasan sistem, bukan sebagai tafsir mimpi. Untuk arti hewannya sendiri, entri masing-masing hewan memberi pembacaan yang lebih tepat.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu shio?
Shio adalah sistem penanggalan Tionghoa berisi dua belas lambang hewan yang bergilir tiap tahun — tikus, kerbau, macan, kelinci, naga, ular, kuda, kambing, monyet, ayam, anjing, babi. Dalam tradisi aslinya ia dipakai membaca watak berdasarkan tahun lahir, bukan menafsirkan mimpi.
Apakah tafsir shio sama dengan tafsir buku mimpi?
Tidak selalu. Ular dalam buku mimpi Nusantara dibaca sebagai sesuatu yang datang diam-diam, sedangkan ular sebagai shio dibaca sebagai watak yang tenang dan penuh perhitungan. Keduanya tradisi berbeda yang kebetulan memakai hewan yang sama.

Angka dan tafsir di halaman ini berasal dari tradisi buku mimpi yang diwariskan turun-temurun. Sifatnya budaya dan hiburan, bukan prediksi.